Assalamu’alaikum wr, wb.
hijab,
apa yang ada dalam pikiran kalian saat mendengar kata hijab ??
wanita – muslimah – shaliha –sampai
teroris …
kata
hijab sendiri berasal dari bahasa Arab Hijab (bahasa
Arab: حجاب,
ħijāb) adalah kata dalam bahasa Arab yang berarti
"penghalang". Atau mungkin kita lebih dulu mengenal dengan kata Jilbāb
(Arab: جلباب )
jilbab memiliki arti yaitu pakain muslimah yang menutup semua anggota tubuh
kecuali telapak tangan dan muka. Perjalanan hijab itu sendiri sangat panjang
dari zaman para Nabi hingga sampai di Indonesia. Nah, hijab sendiri mulai hits
di kalangan remaja Indonesia saat tahun 2000an, setelah semakin berkembang dan
banyak sekali model dan cara-cara berhijab dari yang biasa sampai yang bisa
tumpuk 5 ( heeheee ^^D ). Hijab, Jilbab, atau Kerudung itu sendiri bukanlah hal
yang asing ditelinga kaum muslim khususya.
Akan tetapi saat ini masih banyak sodara
muslimah kita yang belum juga berkenan menutup auratnya padahal sebagian besar
dari mereka tahu bahwa menutup aurat adalah hal yang wajib dilakukan oleh
seorang muslimah yang baligh sebagai bentuk ketaatan kepada Tuhannya. Banyak
dari mereka berdalih bahwa berhijab itu nunggu sholatnya bener dulu, nunggu
kelakuannya baik dulu nunggu hidayah dulu …( enggak capek nunggu mbak kan nunggu
itu ngebosenin heehee J ). Padahal dalam
al Qur’an sudah tertera jelas dalam surah al- Al-Ahzab :59
disebutkan kewajiban wanita muslim menggunakan hijab:
" Hai
Nabi, katakanlah kepada isteri- isterimu, anak-anak perempuanmu dan
isteri-isteri orang mukmin: "Hendaklah mereka mengulurkan jilbabnya ke
seluruh tubuh mereka". Yang demikian itu supaya mereka lebih mudah untuk
dikenal, karena itu mereka tidak di ganggu. Dan Allah adalah Maha Pengampun
lagi Maha Penyayang.
(Al-Ahzab :59) "
Katakanlah
kepada wanita yang beriman: "Hendaklah mereka menahan pandangannya, dan
kemaluannya, dan janganlah mereka menampakkan perhiasannya, kecuali yang
(biasa) nampak dari padanya, dan hendaklah mereka menutupkan kain kudung
kedadanya, dan janganlah menampakkan perhiasannya kecuali kepada suami mereka,
atau ayah mereka, atau ayah suami mereka, atau putera-putera mereka, atau putera-putera
suami mereka, atau saudara-saudara laki-laki mereka, atau putera-putera saudara
lelaki mereka, atau putera-putera saudara perempuan mereka, atau wanita-wanita
islam, atau budak-budak yang mereka miliki, atau pelayan-pelayan laki-laki yang
tidak mempunyai keinginan (terhadap wanita) atau anak-anak yang belum mengerti
tentang aurat wanita... (QS an-Nur [24]: 31)
Subhana-Allah begitu jelas dalam al-Qur’an –
sekedar tips hijab untuk sesama remaja :
- Jangan nunggu hidayah dateng baru berhijab,
hidayah itu gak bakal dateng kalo kamu sendiri tidak ada upaya untuk
menggapainnya
- Biasain buat pakek hijab dalam keseharian kamu
( tiap aktifitas diluar rumah )
- Jika sudah merasa nyaman lanjut denan pakain,
pakailah pakaian yang sesuai dan yang disyariatkan dalam agama islam
- Cobalah untuk menggali ilmu agama lebih dalam
lagi dan aplikasikan dalam keseharian kamu.
Dan teruslah untuk beristiqomah dalam kebaikan,
prosesnya memang tidaklah sebentar dan mudah tapi manfaatnya insyaallah fi
yaumil qiiyamah, Aamiin intinya semua
itu butuh dibiasakan ( istoqomah ). Semoga Allah SWT memberi kemudahan untuk
kita berubah menjadi lebih baik lagi.
Wallahua'lam ...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar